KALIMAT PERINTAH

Setelah mempelajari perubahan Kata Kerja dari Bentuk Kamus dan Bentuk ~MASU menjadi bentuk ~TE, sekarang kita belajar bagaimana penggunaan Kata Kerja Bentuk ~TE tersebut ke dalam kalimat.

Penggunaan Kalimat bentuk ~TE ini bermacam-macam di dalam kalimat, di antaranya adalah untuk membentuk kalimat perintah. Kalimat perintah adalah kalimat yang digunakan untuk memerintahkan, memohon dan mempersilahkan orang lain untuk melakukan apa yang kita ucapkan.

Dalam Bahasa Formal/Bahasa Sopan Bahasa Jepang, Pola Kalimatnya adalah :

-----------------------
~ TE KUDASAI
-----------------------

Contoh :

Ket :

Kata kerja bentuk TE dalam "kaite" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : kaku (menulis) ---> kakimasu --> kaite

Ket :

Kata kerja bentuk TE dalam "nonde" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : nomu --> nomimasu --> nonde

Ket :

Kata kerja bentuk TE dalam "kite" berasal dari kata kerja bentuk III bentuk kamus : kuru --> kimasu --> kite

Contoh kalimat lain :

Catatan :

Untuk mempersilahkan seseorang, biasanya di awal kalimat diberi kata [douzo] yang artinya "silahkan" sedangkan untuk memohon seseorang melakukan sesuatu dengan kalimat yang lebih sopan biasanya di depan kalimat ditambahkan dengan kata [sumimasen ga...] yang artinya "maaf/permisi".


# RENSHUU #

A. Ubahlah menjadi Kalimat Perintah!

  1. hon o yomimasu. (membaca buku)
  2. kotoba o oboemasu. (menghafalkan kosakata)
  3. nihongo o benkyou shimasu. (belajar bhs Jepang)
  4. shukudai o shimasu. (mengerjakan PR)
  5. te o araimasu. (mencuci tangan)

B. Terjemahkan ke dalam Bahasa Jepang!

  1. tolong ambilkan kamus!
  2. tolong dengarkan!
  3. silahkan masuk!
  4. tolong beli jus!
  5. silahkan telepon!

Selamat mengerjakan! Ganbatte kudasai!